Pengalaman Magang Sebagai Junior Auditor di Kantor Akuntan Publik Manshur Arifin Suharyono dan Rekan

KAP Manshur Arifin Suharyono dan Rekan
Magang bukan sekadar kewajiban bagi mahasiswa, tetapi juga peluang besar untuk menjelajahi dunia profesional.

Sebagai mahasiswa akuntansi tahun terakhir, saya berkesempatan untuk bergabung sebagai Junior Auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP) Manshur Arifin Suharyono dan Rekan selama satu bulan pada semester 7 lalu. Pengalaman ini membuka mata saya tentang kompleksitas dunia audit, pentingnya kolaborasi, serta tantangan dan kepuasan yang datang dari setiap pekerjaan yang diselesaikan dengan baik.

Hari-Hari Pertama: Adaptasi dan Pengenalan Sistem
Memulai hari pertama magang di KAP adalah momen yang penuh dengan rasa ingin tahu. Saya diperkenalkan pada mentor, senior auditor, dan sistem kerja yang digunakan, salah satunya adalah ATLAS Audit berbasis Excel. Tugas awal saya meliputi:

  • Input data dari worksheet ke dalam sistem.
  • Memastikan data audit akurat sesuai arahan mentor.
  • Mengupdate dokumen bukti audit untuk keperluan laporan.

Di awal, tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan alur kerja yang cepat dan memperhatikan detail kecil yang sering terlewat. Tetapi dengan waktu, saya mulai terbiasa, berkat bimbingan mentor dan dorongan untuk belajar dari rekan-rekan magang lainnya.

Kolaborasi dengan Rekan Magang


Magang bukan hanya tentang belajar secara individu, tetapi juga bekerja bersama tim. Selama di KAP, saya bertemu dengan rekan-rekan magang dari berbagai universitas. Kami sering berdiskusi untuk saling membantu memahami tugas-tugas yang diberikan.

Ada momen ketika kami harus menyelesaikan audit klien dalam waktu yang cukup singkat. Dalam situasi seperti ini, kerja sama sangat penting. Kami membagi tugas sesuai kekuatan masing-masing. Misalnya, saya lebih fokus pada input data dan verifikasi, sementara rekan lainnya bertanggung jawab untuk melakukan kompilasi laporan dan mengurus dokumen pendukung.

Diskusi kelompok, baik secara formal maupun saat istirahat, menjadi momen di mana saya belajar banyak, tidak hanya dari mentor, tetapi juga dari perspektif rekan-rekan magang. Kolaborasi ini mengajarkan saya pentingnya komunikasi yang jelas dan saling mendukung untuk mencapai hasil terbaik.

Tantangan dan Solusi
Tantangan yang saya hadapi selama magang cukup beragam, mulai dari memahami dokumen keuangan yang kompleks hingga mengatasi tekanan deadline. Namun, saya belajar bahwa setiap tantangan bisa diatasi dengan:

  1. Mencari Panduan: Jangan ragu bertanya kepada mentor atau senior ketika menghadapi kesulitan.
  2. Manajemen Waktu: Mengatur prioritas tugas dan memastikan setiap pekerjaan selesai tepat waktu.
  3. Belajar dari Kesalahan: Kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran, terutama dalam dunia audit yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Pentingnya Pengalaman Kolaborasi
Dunia audit tidak hanya soal angka, tetapi juga soal interaksi manusia. Dalam magang ini, saya belajar bagaimana berkomunikasi secara profesional dengan tim dan klien. Sikap proaktif dan kolaboratif sangat dihargai, terutama ketika harus bekerja di bawah tekanan.

Manfaat Magang di KAP

Pengalaman magang di KAP Manshur Arifin Suharyono dan Rekan memberikan banyak manfaat, baik secara profesional maupun pribadi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Peningkatan Keterampilan Teknis: Saya menjadi lebih mahir menggunakan perangkat lunak audit dan memahami proses-proses penting dalam audit laporan keuangan.
  • Soft Skills yang Terasah: Kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan kerja sama tim menjadi semakin baik.
  • Pengalaman Dunia Nyata: Saya belajar bahwa akuntabilitas dan etika adalah fondasi penting dalam dunia audit.

Magang Sebagai Langkah Awal Karier
Magang di KAP bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang membangun pondasi untuk masa depan. Pengalaman ini membantu saya memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan dalam dunia kerja.

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan magang di KAP, saya sangat menyarankan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Tidak hanya belajar dari mentor, tetapi juga dari rekan-rekan magang. Kolaborasi, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus belajar adalah kunci sukses menjalani magang.

Posting Komentar

0 Komentar